Posts

Showing posts from April, 2019

Thawaf Wada

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم
Seseorang yang melakukan ibadah haji dan umrah diperintahkan bagi mereka untuk melakukan tawaf wada. Tawaf wada ialah kewajiban bagi setiap jamaah haji dan umrah saat mereka hendak meninggalkan Kota Suci Makkah
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رض قَالَ: اُمِرَ النَّاسُ اَنْ يَكُوْنَ آخِرُ عَهْدِهِمْ بِاْلبَيْتِ اِلاَّ اَنَّهُ خَفَّفَ عَنْ اْلحَائِضِ. البخارى 2: 195 Dari Ibnu ‘Abbas RA, ia berkata : “Diperintahkan pada manusia supaya akhir masa mereka adalah (thawaf) di Baitullah, hanya saja beliau memberi keringanan terhadap wanita yang sedang haid”. [HR. Bukhari juz 2, hal. 195]

Mabit Di Mina

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم
Mabit di Mina atau Bermalam di Mina pada hari tasyrik yaitu bermalam di Mina pada hari-hari Tasyrik pada malam tanggal 11, 12 dan 13 dzulhijjah
عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: اِسْتَأْذَنَ اْلعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ اْلمُطَّلِبِ رَسُوْلَ اللهِ ص اَنْ يَبِيْتَ بِمَكَّةَ اَيَّامَ مِنًى مِنْ اَجْلِ سِقَايَتِهِ، فَاَذِنَ لَهُ. ابن ماجه 2: 1019، رقم: 3065 Dari ‘Ibnu ‘Umar, ia berkata : ‘Abbas bin ‘Abdul Muththalib meminta ijin kepada Rasulullah SAW untuk bermalam di Makkah pada hari-hari Mina karena akan memberikan minum (para haji), maka beliau mengijinkannya. [HR. Ibnu Majah juz 2, hal 1019, no 3065]
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: لَمْ يُرَخّصِ النَّبِيُّ ِلاَحَدٍ يَبِيْتُ بِمَكَّةَ اِلاَّ لِلْعَبَّاسِ مِنْ اَجْلِ السّقَايَةِ. ابن ماجه 2: 1019، رقم: 3065 Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata : Nabi SAW tidak memberikan ijin kepada siapapun untuk bermalam di Makkah, kecuali kepada Abbas, karena dia akan memberikan minum. [HR. Ibnu Majah juz 2, hal. 1019, no. 3066]