Posts

Melempar Jumrah Uulaa Wustha dan Aqabah

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم
Melempar Jumrah Pada Hari Tasyriq
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رض اَنَّهُ كَانَ يَرْمِى اْلجَمْرَةَ الدُّنْيَا بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ يُكَبّرُ عَلَى اِثْرِ كُلّ حَصَاةٍ ثُمَّ يَتَقَدَّمُ حَتَّى يُسْهِلَ فَيَقُوْمَ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ فَيَقُوْمُ طَوِيْلاً وَ يَدْعُوْ وَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ ثُمَّ يَرْمِي اْلوُسْطَى ثُمَّ يَأْخُذُ ذَاتَ الشّمَالِ فَيَسْتَهِلُ وَ يَقُوْمُ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ فَيَقُوْمُ طَوِيْلاً وَ يَدْعُوْ وَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ وَ يَقُوْمُ طَوِيْلاً ثُمَّ يَرْمِي جَمْرَةَ ذَاتِ اْلعَقَبَةِ مِنْ بَطْنِ اْلوَادِي وَ لاَ يَقِفُ عِنْدَهَا ثُمَّ يَنْصَرِفُ فَيَقُوْلُ هكَذَا رَاَيْتُ النَّبِيَّ ص يَفْعَلُهُ. البخارى 2: 194 Dari Ibnu Umar, RA bahwasanya dahulu ia melempar jumrah yang dekat (jumrah Uulaa) dengan tujuh kerikil, dan bertakbir pada setiap kali lemparan, kemudian maju sehingga bertempat di tanah yang datar, lalu berdiri dan menghadap kiblat, lalu berdiri lama, dia berdoa sambil mengangkat kedua tangannya. Kemudian ia melempar jumrah w…

Gambaran surga dan neraka Part 2

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم
Hidup Sesudah Mati
وَعَدَ اللهُ اْلمُؤْمِنِيْنَ وَ اْلمُؤْمِنتِ جَنّتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا اْلاَنْهَارُ خَالِدِيْنَ فِيْهَا وَ مَسكِنَ طَيّبَةً فِيْ جَنّتِ عَدْنٍ، وَ رِضْوَانٌ مّنَ اللهِ اَكْبَرُ، ذلِكَ هُوَ اْلفَوْزُ اْلعَظِيْمُ. التوبة:72
Allah menjanjikan kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga ‘Adn. Dan keridlaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar. [QS. At-Taubah : 72]
اِنَّ اْلمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّتٍ وَّ عُيُوْنٍ(45) اُدْخُلُوْهَا بِسَلمٍ امِنِيْنَ(46) وَ نَزَعْنَا مَا فِيْ صُدُوْرِهِمْ مّنْ غِلّ اِخْوَانًا عَلى سُرُرٍ مُّتَقبِلِيْنَ(47) لاَ يَمَسُّهُمْ فِيْهَا نَصَبٌ وَّ مَا هُمْ مّنْهَا بِمُخْرَجِيْنَ(48) نَبّئْ عِبَادِيْ اَنّيْ اَنَا اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ(49) وَ اَنَّ عَذَابِيْ هُوَ اْلعَذَابُ اْلاَلِيْمُ(50) الحجر:45-50 Sesungguhnya orang-orang yang bert…

Jagalah Hati Jagalah Dirimu

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ 
MEREKA ORANG BAIK ATAU KITA YANG KURANG BAIK
Mendukung Boleh. Tapi jangan terlalu FANATIK sehingga Akal sehat mu tidak dipakai. Alangkah Lebih baiknya Dukunglah dengan Doa. Doakan Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Jika tidak Suka Pak Jokowi Gak perlu dihujat, Fitnah, Dihina fisik. Begitu juga sebaliknya Jika tidak Suka Prabowo tidak perlu dihina, dihujat atau dihina. Doakan masing-masing saja. Apakah menghujat akan merasa Puas hatimu? Tidakkah justru akan menambah pundi2 dosa?

Secangkir Ilmu Paham

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ 
Secangkir Ilmu Paham
Tingkat terbawah dalam ilmu itu adalah “Paham”. Ini wilayah kejernihan logika berfikir dan kerendahan hati. Ilmu tidak membutakannya, malah menjadikannya kaya. 
Tingkat ke dua terbawah adalah “Kurang Paham”. Orang kurang paham akan terus belajar sampai dia paham, dia akan terus bertanya untuk mendapatkan simpul - simpul pemahaman yang benar.
Naik setingkat lagi adalah mereka yang “Salah Paham”. Salah paham itu biasanya karena emosi dikedepankan, sehingga dia tidak sempat berfikir jernih. Dan ketika mereka akhirnya paham, mereka biasanya meminta maaf atas kesalah-pahamannya. Jika tidak, dia akan naik ke tingkat tertinggi dari ilmu.

Kisah Guru Teladan

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Kisah Pak Guru Hamid
Pak Hamid duduk termangu. Dipandanginya benda-benda yang berjajar di depannya dengan masygul. Bertahun-tahun dimilikinya dengan penuh kebanggaan.
Dirawat dengan baik hingga selalu bersih dan mengkilap. Jika ada orang yang bertanya, Pak Hamid akan bercerita dengan penuh kebanggaan.
Siapa yang tidak bangga memiliki benda-benda itu? Berbagai plakat penghargaan yang diterimanya selama 35 tahun pengabdiannya sebagai guru di daerah terpencil. Daerah terisolasi yang tidak diminati oleh guru-guru yang lain.