Featured Post

Cobaan Hidup

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Para nabi itu ujian hidup mereka paling berat, pedih dan mengerikan. Benar, untuk mengetahui ketaatan seorang hamba dihadapan Allah, diberikan kepada kita serangkaian ujian. Dunia yang sementara ini adalah tempat cobaan dan bekerja. Nabi Ibrahim adalah teladan terbaik bagi manusia dalam banyak ujian dan cobaan. Menghadapi orang tua yang musyrik, kaum yang angkuh bahkan penguasa yang dzalim. Dilempar dalam api yang berkobar, pengembara berpindah-pindah tempat tinggal dan 'meninggalkan' istri serta anak 'Ismail' di lembah Mekkah yang tandus dan tak ada tanda-tanda kehidupan.

Teringat Dosa

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم

Malam ini terasa senyap. Ingin sendiri, merenung tentang kejadian diri dan hari akhir. Merenung tentang dosa. Berat terasa saat menyebutkannya, DOSA.

Ajaran agama menghubungkan dosa dengan penyebab masuk neraka di akherat nanti. Dosa dihubungkan dengan banyak larangan. Inilah anggapan bahwa agama itu sempit, membatasi, menakutkan dan tidak menyenangkan.

Al-Qur'an dan Hadits menyebut dosa (bhs Indonesia) dengan kata "khathaya / dzanbun / itsmun / sai-ah / kabair". Kalimat-kalimat yang sering disambut sinis karena berbicara akhirat dianggap perkara yang jauh dan mengekang kebebasan.

Mengetahui dosa adalah anugerah, mampu menjauhinya adalah rahmah. Dosa ibarat ranjau, diberitahukan Allah dan RasulNYA agar tidak dilalui jalannya supaya hidup kita selamat sampai akhir hayat. Berbuat dosa tidak hanya berurusan dengan akhirat, tetapi di dunia kita akan mengalami keadaan yang pahit dan mengerikan.
Adzdzahaby, seorang ahli hadits pernah melakukan riset tentang dosa, ditunjukkan Allah dan RasulNYA untuk dijauhi manusia, termuat dalam kitab "Al Kabair", diantara dosa itu adalah "Membunuh Jiwa (manusia), Sihir, Melalaikan Ibadah (sholat-zakat), Durhaka kepada ibu dan bapak, Zina, Mencuri-Merampok, Pendusta, Dayuts (tidak ketat menjaga keluarga), Khianat atas Amanah, Penghasung Fitnah, Tidak Menepati Janji, Mengganggu Tetangga, Mengurangi Timbangan, Mencari-cari Kesalahan Orang dan seterusnya."

Saudaraku,

Siapa pun diri anda, apa pun profesinya. Pemimpin, pedagang, karyawan, guru bahkan para kyai atau Ustadz. Kita dihormati dan dimuliakan orang karena Tuhan masih menyembunyikan dosa-dosa kita dihadapan manusia. Kita akan dihina, dimaki dan direndahkan saat dosa-dosa itu ditampakkanNYA.

Inilah malam mulia, saat doa diijabahi, bermohonlah kepadaNYA, "Allahumma innaka 'afuwun tuhibbul 'afwa fa'fu'annii. Yaa Allah sesungguhnya Engkau Maha Mengampuni, mencintai pengampunan maka ampunilah dosa-dosa kami".

Allahu a'lamu bishowab
25 Ramadhan 1440 H

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ وَ بِحَمْدِكَ اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ اَسْتَغْفِرُكَ وَ اَتُوْبُ اِلَيْكَ

Tren Blog

Hadits Tentang Khitan

Fadlilah Dzikir Laa Ilaaha Illallaah

Perintah Orang Tua Yang Tidak Boleh Ditaati

Hadits Tentang Talaq

Shalat Sunnah Intidhar

Blog Populer

Hadits Tentang Larangan Berbuat Zina

Hadits Tentang Shalat (Kewajiban Shalat)

Hadits Tentang Khitan