Gambaran Surga Dan Neraka, Part 3

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم

Hidup sesudah Mati

Kesenangan Surga dan Kesengsaraan Neraka

Surga dan neraka merupakan tempat yang abadi dengan keadaan yang berbeda dan sudah diciptakan Allah Swt untuk umat yang bertaqwa ataupun umat yang ingkar kepada Allah Swt. Gambaran surga dan neraka menurut pandangan Islam banyak dijelaskan dalam beberapa ayat dan surat Alquran. Berikut ini lanjutan dari beberapa firman Allah Swt yang menjelaskan kehidupan surga dan neraka.

هذَا ذِكْرٌ، وَ اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ لَحُسْنَ مَابٍ(49) جَنّتِ عَدْنٍ مُّفَتَّحَةً لَّهُمُ اْلاَبْوَابُ(50) مُتَّكِئِيْنَ فِيْهَا يَدْعُوْنَ فِيْهَا بِفَاكِهَةٍ كَثِيْرَةٍ وَّ شَرَابٍ(51) وَ عِنْدَهُمْ قصِرتُ الطَّرْفِ اَتْرَابٌ(52) هذَا مَا تُوْعَدُوْنَ لِيَوْمِ اْلحِسَابِ(53) ص:49-53
Ini adalah kehormatan. Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik, (49)
(yaitu) surga ‘Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka, (50)
di dalamnya mereka bertelekan (di atas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan yang banyak dan minuman di surga itu. (51)
Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari) yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya. (52)
Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari berhisab. (53) [QS. Shaad : 49-53]

اِنَّ اَصْحبَ اْلجَنَّةِ اْليَوْمَ فِيْ شُغُلٍ فَاكِهُوْنَ(55) هُمْ وَ اَزْوَاجُهُمْ فِيْ ظِللٍ عَلَى اْلاَرَآئِكِ مُتَّكِئُوْنَ(56) لَهُمْ فِيْهَا فَاكِهَةٌ وَّ لَهُمْ مَّا يَدَّعُوْنَ(57) سَلمٌ قَوْلاً مّنْ رَبّ رَّحِيْمٍ(58) يس: 55-58
Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). (55)
Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan. (56)
Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. (57)
(Kepada mereka dikatakan), “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang. (58) [QS. Yaasiin : 55-58]

وَ اَصْحبُ اْليَمِيْنِ مَآ اَصْحبُ اْليَمِيْنِ(27) فِيْ سِدْرٍ مَّخْضُوْدٍ(28) وَ طَلْحٍ مَّنْضُوْدٍ(29) وَّ ظِلّ مَّمْدُوْدٍ(30) وَّ مَآءٍ مَّسْكُوْبٍ(31) وَّ فَاكِهَةٍ كَثِيْرَةٍ(32) لاَّ مَقْطُوْعَةٍ وَّ لاَ مَمْنُوْعَةٍ(33) وَّ فُرُشٍ مَّرْفُوْعَةٍ(34) اِنَّآ اَنْشَأْنهُنَّ اِنْشَآءً(35) فَجَعَلْنهُنَّ اَبْكَارًا(36) عُرُبًا اَتْرَابًا(37) الواقعة:27-37
Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. (27)
Berada diantara pohon bidara yang tidak berduri, (28)
dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), (29)
dan naungan yang terbentang luas, (30)
dan air yang tercurah, (31)
dan buah-buahan yang banyak, (32)
yang tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya, (33)
dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk. (34)
Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, (35)
dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, (36)
penuh cinta lagi sebaya umurnya, (37) [QS. Al-Waaqi’ah : 27-37]

وَ اَصْحبُ الشّمَالِ مَآ اَصْحبُ الشّمَالِ(41) فِيْ سَمُوْمٍ وَّ حَمِيْمٍ(42) وَّ ظِلّ مّنْ يَّحْمُوْمٍ(43) لاَ بَارِدٍ وَّ لاَ كَرِيْمٍ(44) اِنَّهُمْ كَانُوْا قَبْلَ ذلِكَ مُتْرَفِيْنَ(45) الواقعة:41-45
Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu. (41)
Dalam (siksaan) angin yang amat panas dan air yang panas yang mendidih, (42)
dan dalam naungan asap yang hitam. (43)
Tidak sejuk dan tidak menyenangkan. (44)
Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewah-mewah. (45) [QS. Al-Waaqi’ah : 41-45]

قَالَ ادْخُلُوْا فِيْ اُمَمٍ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِكُمْ مّنَ اْلجِنّ وَ اْلاِنْسِ فِى النَّارِ كُلَّمَا دَخَلَتْ اُمَّةٌ لَّعَنَتْ اُخْتَهَا، حَتّى اِذَا ادَّارَكُوْا فِيْهَا جَمِيْعًا قَالَتْ اُخْريهُمْ ِلاُوْليهُمْ رَبَّنَا هؤُلآءِ اَضَلُّوْنَا فَاتِهِمْ عَذَابًا ضِعْفًا مّنَ النَّارِ، قَالَ لِكُلّ ضِعْفٌ وَّ لكِنْ لاَّ تَعْلَمُوْنَ(38) وَ قَالَتْ اُوْليهُمْ ِلاُخْريهُمْ فَمَا كَانَ لَكُمْ عَلَيْنَا مِنْ فَضْلٍ فَذُوْقُوا اْلعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْسِبُوْنَ(39) الاعراف:38039
Allah berfirman, “Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (kedalam neraka), dia mengutuk kawannya (yang menyesatkannya), sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian diantara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu, “Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka”. Allah berfirman, “Masing-masing mendapat (siksaan), yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahui”. (38)
Dan berkata orang-orang yang masuk terdahulu diantara mereka kepada orang-orang yang masuk kemudian, “Kamu tidak mempunyai kelebihan sedikitpun atas kami, maka rasakanlah siksaan karena perbuatan yang telah kamu lakukan”. (39) [QS. Al-A’raaf : 38-39]

اِنَّ الَّذِيْنَ سَبَقَتْ لَهُمْ مّنَّا اْلحُسْنى اُولئِكَ عَنْهَا مُبْعَدُوْنَ(101) لاَ يَسْمَعُوْنَ حَسِيْسَهَا وَ هُمْ فِيْ مَا اشْتَهَتْ اَنْفُسُهُمْ خلِدُوْنَ(102) لاَ يَحْزُنُهُمُ اْلفَزَعُ اْلاَكْبَرُ وَ تَتَلَقّيهُمُ اْلمَلئِكَةُ، هذَا يَوْمُكُمُ الَّذِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَ(103) الانبياء:101-103
Bahwasanya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka, (101)
mereka tidak mendengar sedikitpun suara api neraka, dan mereka kekal dalam menikmati apa yang diingini oleh mereka. (102)
Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari qiyamat), dan mereka disambut oleh para malaikat. (Malaikat berkata), “Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu”. (103) [QS. Al-Anbiyaa’ : 101-103]

يَوْمَ يَأْتِ لاَ تَكَلَّمُ نَفْسٌ اِلاَّ بِاِذْنِه، فَمِنْهُمْ شَقِيٌّ وَّ سَعِيْدٌ(105) فَاَمَّا الَّذِيْنَ شَقُوْا فَفِى النَّارِ لَهُمْ فِيْهَا زَفِيْرٌ وَّ شَهِيْقٌ(106) خلِدِيْنَ فِيْهَا مَا دَامَتِ السَّموتُ وَ اْلاَرْضُ اِلاَّ مَا شَآءَ رَبُّكَ، اِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لّمَا يُرِيْدُ(107) وَ اَمَّا الَّذِيْنَ سُعِدُوْا فَفِى اْلجَنَّةِ خلِدِيْنَ فِيْهَا مَا دَامَتِ السَّموتُ وَ اْلاَرْضُ اِلاَّ مَا شَآءَ رَبُّكَ، عَطَآءً غَيْرَ مَجْذُوْذٍ(108) هود:105-108
Dikala datang hari itu, tidak ada seorangpun yang berbicara, melainkan dengan idzin-Nya, maka diantara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia. (105)
Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih). (106)
Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. (107)
Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain), sebagai karunia yang tiada putus-putusnya. (108) [QS. Huud : 105-108]

لِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوا اْلحُسْنى وَ زِيَادَةٌ، وَ لاَ يَرْهَقُ وُجُوْهَهُمْ قَتَرٌ وَّ لاَ ذِلَّةٌ، اُولئِكَ اَصْحبُ اْلجَنَّةِ هُمْ فِيْهَا خلِدُوْنَ(26) وَالَّذِيْنَ كَسَبُوا السَّيّاتِ جَزَآءُ سَيّئَةٍ بِمِثْلِهَا وَ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ، مَا لَهُمْ مّنَ اللهِ مِنْ عَاصِمٍ، كَاَنَّمَا اُغْشِيَتْ وُجُوْهُهُمْ قِطَعًا مّنَ الَّيْلِ مُظْلِمًا، اُولئِكَ اَصْحبُ النَّارِ، هُمْ فِيْهَا خلِدُوْنَ(27) يونس: 26-27
Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (26)
Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan (mendapat) balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dari (adzab) Allah, seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (27) [QS. Yunus : 26-27]

وَ نَادى اَصْحبُ النَّارِ اَصْحبَ اْلجَنَّةِ اَنْ اَفِيْضُوْا عَلَيْنَا مِنَ اْلمَآءِ اَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللهُ، قَالُوْآ اِنَّ اللهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى اْلكفِرِيْنَ. الاعراف:50
Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga, “Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah dirizqikan Allah kepadamu”. Mereka (penghuni surga) menjawab, “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir”.[QS. Al-A’raaf : 50]

وَ لِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِرَبّهِمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ، وَ بِئْسَ اْلمَصِيْرُ(6) اِذَا اُلْقُوْا فِيْهَا سَمِعُوْا لَهَا شَهِيْقًا وَّ هِيَ تَفُوْرُ(7) تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ اْلغَيْظِ، كُلَّمَا اُلْقِيَ فِيْهَا فَوْجٌ سَاَلَهُمْ خَزَنَتُهَا اَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيْرٌ(8) قَالُوْا بَلى قَدْ جَآءَنَا نَذِيْرٌ فَكَذَّبْنَا وَ قُلْنَا مَا نَزَّلَ اللهُ مِنْ شَيْءٍ اِنْ اَنْتُمْ اِلاَّ فِيْ ضَللٍ كَبِيْرٍ(9) الملك:6-9
Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, memperoleh adzab Jahannam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. (6)
Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, (7)
hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir). Penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka, “Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan ?”. (8)
Mereka menjawab, “Benar ada, sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, maka kami mendustakan (nya) dan kami katakan, “Allah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar”. (9) [QS. Al-Mulk : 6-9]

اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْنَ يُجَادِلُوْنَ فِيْ ايتِ اللهِ، اَنّى يُصْرَفُوْنَ(69) الَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاْلكِتبِ وَ بِمَآ اَرْسَلْنَا بِه رُسُلَنَا، فَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ(70) اِذِ اْلاَغْللُ فِيْ اَعْنَاقِهِمْ وَ السَّلسِلُ، يُسْحَبُوْنَ(71) فِى اْلحَمِيْمِ ثُمَّ فِى النَّارِ يُسْجَرُوْنَ(72) المؤمن: 69-72
Apakah kamu tidak melihat kepada orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah ? Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan ? (69)
(Yaitu) orang-orang yang mendustakan Al-Kitab (Al-Qur'an) dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul Kami yang telah Kami utus. Kelak mereka akan mengetahui, (70)
ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, seraya mereka diseret, (71)
ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api, (72) [QS. Al-Mukmin : 69-72]

هذَانِ خَصْمَانِ اخْتَصَمُوْا فِيْ رَبّهِمْ فَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا قُطّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مّنْ نَّارٍ، يُصَبُّ مِنْ فَوْقِ رُءُوْسِهِمُ اْلحَمِيْمُ(19) يُصْهَرُ بِه مَا فِيْ بُطُوْنِهِمْ وَ اْلجُلُوْدُ(20) وَ لَهُمْ مَّقَامِعُ مِنْ حَدِيْدٍ(21) كُلَّمَآ اَرَادُوْآ اَنْ يَّخْرُجُوْا مِنْهَا مِنْ غَمّ اُعِيْدُوْا فِيْهَا وَ ذُوْقُوْا عَذَابَ اْلحَرِيْقِ(22) اِنَّ اللهَ يُدْخِلُ الَّذِيْنَ امَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّلِحتِ جَنّتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا اْلاَنْهرُ يُحَلَّوْنَ فِيْهَا مِنْ اَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَّ لُؤْلُؤًا، وَ لِبَاسُهُمْ فِيْهَا حَرِيْرٌ(23) وَ هُدُوْآ اِلَى الطَّيّبِ مِنَ اْلقَوْلِ وَ هُدُوْآ اِلى صِرَاطِ اْلحَمِيْدِ(24) الحج:19-24
Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. (19)
Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). (20)
Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. (21)
Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), “Rasailah adzab yang membakar ini”. (22)
Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera. (23)
Dan mereka diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik dan ditunjuki (pula) kepada jalan (Allah) yang terpuji. (24) [QS. Al-Hajj : 19-24]

Sebelumnya

سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ وَ بِحَمْدِكَ اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ اَسْتَغْفِرُكَ وَ اَتُوْبُ اِلَيْكَ

Tren Blog

Hadits Tentang Larangan Berbuat Zina

Hadits Tentang Shalat (Kewajiban Shalat)

Hadits Tentang Khitan

Hadits Tentang Aqiqah

Syarat Menjadi Imam Dalam Shalat Berjama'ah