Taubat Kepada Allah Swt


Manusia adalah makhluk mulia, diciptakan dengan sangat sempurna. Manusia mampu membedakan mana yang baik dan buruk, mana yang mulia dan hina serta mana yang halal dan haram. Manusia mendapat karunia terbaik berupa akal, kejiwaan dan berkomunikasi supaya tidak sesat jalan hidupnya.

Manusia diberikan kebebasan berkehendak 'iradat' atau karsa. Manusia bukanlah budak hawa nafsu, tetapi pandu yang bisa mengatur hawa nafsu meraih kemuliaan. Pilihan hidup manusia bersumber dari jiwanya. Bila bersih jiwanya maka kemuliaanlah yang hadir, namun bila kotor jiwanya maka kebusukanlah yang nampak.
Puasa adalah metode yang luar biasa untuk memproses manusia menjadi manusia terbaik, 'ahsani taqwiim'. Puasa adalah pembersihan jiwa yang mengajarkan betapa sia-sianya materi, kekayaan, pangkat dan popularitas yang selama ini kita kejar habis-habisan. Puasa mampu membawa kita mengambil jarak dari segala sesuatu selain ALLAH yang selama ini menenggelamkan kita.

"Karena itu ingatlah kamu kepadaKU, niscaya AKU ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepadaKU dan janganlah kalian mengingkari nikmatKU" 
(terj. QS. AlBaqarah; 152)

Manusia mengawali hidupnya dengan kesucian, 'fitrah'. Berjalannya waktu dan usia berdatangan kesalahan, dosa dan khilaf. Menjadi hitam-putih, baik dan buruk. Setiap hari terjadi peperangan batin antara yang baik dan yang buruk. Siapakah yang menjadi pemenang, kitalah yang paling tahu, karena ada nurani, hati yang bercahaya...!!!

Saudaraku,

Penyesalan, perasaan bersalah, merasa tidak layak akan muncul pada diri kita saat keburukan menjadi pemenang. 

Yakinilah puasa adalah syariah yang menghadirkan rahmat, kasih sayang Allah. Inilah waktu terbaik bagi manusia yang merindukan kebaikan dan kemuliaan. Nyalakan energi nurani dan jernihkan jiwa yang kusam. 

Puasa bisa membantu kita merengkuh kebahagiaan, ketenangan, kebaikan dan 'alFirdaus'. 

Renungkan doa nabi Adam kepada Allah, sehingga dibukakanlah pintu langit dan turunnya kemuliaan... 

"Ya Allah, kami telah menganiaya diri kami sendiri ,dan jika KAU tak mengampuni kami dan memberi rahmat niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi" 

(terj QS AlA'raf; 23). 

Allahu a'lamu bishowab
9 Ramadhan 1440H

Tren Blog

Hadits Tentang Larangan Berbuat Zina

Hadits Tentang Shalat (Kewajiban Shalat)

Hadits Tentang Aqiqah

Hadits Tentang Khitan

Syarat Menjadi Imam Dalam Shalat Berjama'ah