Rezeki Barokah

Kultum Ramadhan hari 18

Kultum Ramadhan harivke 18 rezeki barakah
Rezeki Barokah
Bila bertambahnya rezeki tidak menambahkan kenikmatan, tak menjadikn kebahagian dan ketenangan serta tak mampu meningkatkn kekhusyukan ibadah: ada yang perlu kita tengok dalam diri ini. Mulai dari "niat" dalam beramal, barangkali belum tulus ataupun ikhlas niat kita. Sampai pada proses amal apakah sudah sesuai dengan ketentuanNYA. 

Luangkan waktu, dengan menghentikan sejenak kesibukan-kesibukan yang memacu kita berlari dalam kehidupan. Andaikan kesunyian tak mampu menghadirkan ketenangan: ada yang perlu kita evaluasi tentang obsesi, cita-cita dan tujuan hidup ini. 

Kadang bertambahnya harta membuat seseorang semakin sulit menemukan ketentraman, karena tidak diimbangi oleh besarnya keyakinan dan rasa ridha kepadaNYA. 

Rezeki yang barakah akan mendatangkan kebaikan yang bertambah-tambah / 'ziyadatul khair' disisiNYA. Lawan barakah adalah laknat. 

Menurut Ibnu Qoyyim
"Setiap yang dilaknat oleh Allah maka akan terjatuh dari kebaikan dan barakah...
Perbuatan maksiat adalah faktor terbesar yang menghapuskan barakah usia, rezeki, ilmu dan amal."

Barakah akan menumbuhkan ketentraman dan kesenangan. Barakah akan hadir bersama kekayaan bila ada ridha dan iman. 

"Jika sekiranya penduduk negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Allah akan melimpahkan kepada mereka barakah dari langit dan bumi. Tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Allah, lalu akan diturunkan siksa /adzab atas perbuatan mereka. (QS alA'raaf: 96)

Tak ada kebaikan dalam kekayaan apabila tak ada barakah di dalamnya. Kekayaan dunia berupa harta, jabatan / kedudukan dan ilmu akan menjadi pintu kebaikan, ketenangan dan kesenangan bila sesuai ridha dan dijadikanNYA barakah. 

Ada sebuah riwayat diceritakan malaikat Jibril pernah membisikkan dalam kalbu Nabi dalam kata-kata, 
"Jiwa tidak akan mati sampai rezekinya sempurna. Bertaqwalah kepada Allah dan lakukan kebaikan dalam menjemput rezeki. Sesungguhnya tidak akan mendapatkan sesuatu disisi Allah kecuali dengan ketaatan. Sesungguhnya Allah menjadikan rasa tentram,   senang dalam keridhaan dan keyakinan, serta akan hadir kekhawatiran / keresahan dan kesedihan dalam keraguan dan kemurkaan Allah. "

Allahu a'lamu bishowab. 

18 Ramadhan 1439

Comments

Popular posts from this blog

Hadits Tentang Larangan Berbuat Zina

Hadits Tentang Khitan

Hadits Tentang Shalat (Kewajiban Shalat)

Kumpulan Doa Untuk Mayit Dan Lafadh

Ayat - Ayat Al Quran Tentang Alam Barzah Atau Kubur