Posts

Obat Tradisional Pengusir Demam Anak

Image
بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Aneka Obat Tradisional Penurun Panas / Demam Sedikit pengetahuan bagi para orangtua yang memiliki putra putri yang masih bayi atau balita.  Inilah beberapa pilihan obat penurun panas atau Demam secara tradisional yang dapat dicoba. Penting diperhatikan, dosis yang tercantum pada ramuan berikut adalah dosis untuk orang dewasa. Bila ingin diberikan kepada anak, bacalah aturan dosis bagi anak dan sesuaikan dengan tingkatan usianya. ( Lihat : Dosis Aman untuk Anak ) Obat Herbal 1. Lempuyang Emprit (Zingiber amaricans)  Memiliki kandungan senyawa minyak atsiri, yaitu sekuiterpenketon yang bermanfaat untuk menurunkan panas. Umumnya yang digunakan adalah rimpangnya; warnanya putih kekuningan dan rasanya pahit.  Caranya: Cuci bersih 10 gram umbi lempuyang emprit. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air panas, aduk rata. Setelah dingin, peras, ambil sarinya. Campur dengan 2 sendok makan (sdm) madu bunga kapuk, aduk rata. Berikan 3 kali

Hakekat Puasa Ramadhan

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Sahabat saudaraku fillah, yang di Rahmati oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala Bulan Ramadhan merupakan bulan yang mempunyai banyak keistimewaan yang tidak dimiliki oleh sebelas bulan lainnya. Salah satu keistimewaan bulan Ramadan adalah diwajibkannya shaum/puasa di bulan ini, bagi orang-orang yang beriman,shaum yang secara sederhana dapat kita artikan ‘Menahan Diri”. yaitu menahan diri dari hal-hal yang membatalkannya dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Yang dimaksud membatalkan shaum di sini bukan hanya mengurangi nilai ibadahnya akan tetapi juga mencakup hal-hal yang membatalkan hakikat, tujuan dan membatalkan pahalanya. Kalau shaum dimaknai hanya menahan diri dari yang membatalkan ibadahnya secara syar’i, maka hal ini tidak seberat ketika dimaknai menahan diri segala yang membatalkan hakikat, tujuan dan pahala shaum.

Keutamaan Bulan Ramadhan

Image
بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Keutamaan bulan Ramadhan diantaranya : Ramadhan 1. Ramadhan bulan Al-Qur’an Allah Ta’ala berfirman, “Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an.” (Al-Baqarah:185). Firman Allah Ta’ala “Unzila fiihil Qur’an” mengandung beberapa makna : Turunnya Al-Qur’an dari Lauhil Mahfuzh ke langit dunia sebagaimana menurut Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu. Atau Allah menurunkan permulaan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad shallallahu‘alaihi wasallam pada bulan Ramadhan karena Al-Qur'an pertama kali diturunkan pada malam Lailatul Qadar, sedang Lailatul Qadar ada pada bulan Ramadhan. Menurut pendapat lain yakni bulan diturunkannya Al-Qur’an yang memuji bulan Ramadhan, menyanjungnya, men-jelaskan keutamaannya dan mewajibkan puasa di dalamnya. Maksud yang paling kuat dalam hal ini adalah makna yang pertama, kemudian makna yang kedua.

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Puasa bukan sekedar kegiatan umat muslim tetapi lebih dari itu, yang memberikan efek luar biasa terhadap kesehatan tubuh. jika disertai dengan diet yang benar akan mendapatkan manfaat dari puasa yang lebih maksimal. Kesehatan merupakan nikmat yang tidak dapat dinilai dengan harta benda. Untuk menjaga kesehatan, tubuh perlu diberikan kesempatan untuk istirahat. Puasa, yang mensyaratkan untuk tidak makan, minum, dan melakukan perbuatan-perbuatan lain yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Puasa dapat mencegah penyakit yang timbul karena pola makan yang berlebihan. Makanan yang berlebihan gizi belum tentu baik untuk kesehatan seseorang. Kelebihan gizi atau overnutrisi mengakibatkan kegemukan yang dapat menimbulkan penyakit degeneratif seperti kolesterol dan trigliserida tinggi, jantung koroner, kencing manis (diabetes mellitus), dan lain-la

Melempar Jumrah Uulaa Wustha dan Aqabah

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Melempar Jumrah Pada Hari Tasyriq عَنِ ابْنِ عُمَرَ رض اَنَّهُ كَانَ يَرْمِى اْلجَمْرَةَ الدُّنْيَا بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ يُكَبّرُ عَلَى اِثْرِ كُلّ حَصَاةٍ ثُمَّ يَتَقَدَّمُ حَتَّى يُسْهِلَ فَيَقُوْمَ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ فَيَقُوْمُ طَوِيْلاً وَ يَدْعُوْ وَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ ثُمَّ يَرْمِي اْلوُسْطَى ثُمَّ يَأْخُذُ ذَاتَ الشّمَالِ فَيَسْتَهِلُ وَ يَقُوْمُ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ فَيَقُوْمُ طَوِيْلاً وَ يَدْعُوْ وَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ وَ يَقُوْمُ طَوِيْلاً ثُمَّ يَرْمِي جَمْرَةَ ذَاتِ اْلعَقَبَةِ مِنْ بَطْنِ اْلوَادِي وَ لاَ يَقِفُ عِنْدَهَا ثُمَّ يَنْصَرِفُ فَيَقُوْلُ هكَذَا رَاَيْتُ النَّبِيَّ ص يَفْعَلُهُ. البخارى 2: 194 Dari Ibnu Umar, RA bahwasanya dahulu ia melempar jumrah yang dekat (jumrah Uulaa) dengan tujuh kerikil, dan bertakbir pada setiap kali lemparan, kemudian maju sehingga bertempat di tanah yang datar, lalu berdiri dan menghadap kiblat, lalu berdiri lama, dia berdoa sambil mengangkat kedua tangannya. Kemudian ia m

Gambaran surga dan neraka, Part 2

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Hidup Sesudah Mati Surga ‘Adn dan Neraka Jahanam Sebelumnya telah dikemukan beberapa ayat dan surat Alquran tentang kehidupan dan keadaan surga dan neraka. Surga merupakan tempat yang diperuntukan bagi orang-orang yang bertaqwa dan beriman kepada Allah Swt, sedangkan neraka merupakan tempat bagi orang-orang yang ingkar dan menjalani larangan-Nya. Surga dan Neraka merupakan tempat abadi dengan keadaan yang berbeda dan sudah diciptakan Allah Swt untuk umat yang bertaqwa ataupun umat yang ingkar kepada Allah Swt. Gambaran surga dan neraka menurut pandangan islam banyak dijelaskan dalam beberapa ayat dan surat Alquran. berikut ini lanjutan dari beberapa firman Allah Swt yang menjelaskan kehidupan surga dan neraka. وَعَدَ اللهُ اْلمُؤْمِنِيْنَ وَ اْلمُؤْمِنتِ جَنّتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا اْلاَنْهَارُ خَالِدِيْنَ فِيْهَا وَ مَسكِنَ طَيّبَةً فِيْ جَنّتِ عَدْنٍ، وَ رِضْوَانٌ مّنَ اللهِ اَكْبَرُ، ذلِكَ هُوَ اْلفَوْزُ اْلعَظِيْمُ. التوبة:72

Jagalah Hati Jagalah Dirimu

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ  MEREKA ORANG BAIK ATAU KITA YANG KURANG BAIK Mendukung Boleh. Tapi jangan terlalu FANATIK sehingga Akal sehat mu tidak dipakai. Alangkah Lebih baiknya Dukunglah dengan Doa. Doakan Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Jika tidak Suka Pak Jokowi Gak perlu dihujat, Fitnah, Dihina fisik. Begitu juga sebaliknya Jika tidak Suka Prabowo tidak perlu dihina, dihujat atau dihina. Doakan masing-masing saja. Apakah menghujat akan merasa Puas hatimu? Tidakkah justru akan menambah pundi2 dosa?

Secangkir Ilmu Paham

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ  Secangkir Ilmu Paham Tingkat terbawah dalam ilmu itu adalah “ Paham ”. Ini wilayah kejernihan logika berfikir dan kerendahan hati. Ilmu tidak membutakannya, malah menjadikannya kaya.  Tingkat ke dua terbawah adalah “ Kurang Paham ”. Orang kurang paham akan terus belajar sampai dia paham, dia akan terus bertanya untuk mendapatkan simpul - simpul pemahaman yang benar. Naik setingkat lagi adalah mereka yang “ Salah Paham ”. Salah paham itu biasanya karena emosi dikedepankan, sehingga dia tidak sempat berfikir jernih. Dan ketika mereka akhirnya paham, mereka biasanya meminta maaf atas kesalah-pahamannya. Jika tidak, dia akan naik ke tingkat tertinggi dari ilmu.

Kisah Guru Teladan

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ Kisah Pak Guru Hamid Pak Hamid duduk termangu. Dipandanginya benda-benda yang berjajar di depannya dengan masygul. Bertahun-tahun dimilikinya dengan penuh kebanggaan. Dirawat dengan baik hingga selalu bersih dan mengkilap. Jika ada orang yang bertanya, Pak Hamid akan bercerita dengan penuh kebanggaan. Siapa yang tidak bangga memiliki benda-benda itu? Berbagai plakat penghargaan yang diterimanya selama 35 tahun pengabdiannya sebagai guru di daerah terpencil. Daerah terisolasi yang tidak diminati oleh guru-guru yang lain.

Rezeki Kita Sudah Ditetapkan

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Rahasia Besar Rezeki Seorang pria berkebangsaan Inggris dikontrak oleh Bin Dawood (salah satu departemen store terkemuka di Saudi Arabia) sebagai regional manager untuk menangani salah satu cabang supermarket mereka di Makkah.  Pria ini memiliki pengalaman yang baik sebagai manager di sejumlah pusat perbelanjaan baik di Inggris, Malaysia, dan Cina.  Setelah tinggal dan bekerja beberapa lama di Saudi, pria itu kemudian menceritakan betapa aneh, unik dan inspiratifnya orang-orang menjalankan bisnis di Saudi. Di Makkah, di samping Bin Dawood Superstore, ada sebuah perusahaan yang tengah membangun sebuah megastore. Jaraknya hanya terpaut beberapa meter saja dari Bin Dawood.  Manajer baru ini merasa gelisah. “Kenapa sih mereka tidak buka di tempat yang lain yang jauh dari tempat usaha ini?”, gumanya.  Mendengar perkataan manajer itu, pemilik Bin Dawood mengerutkan wajahnya, pertanda tidak suka dengan perkataan tersebut.