Posts

Kisah Guru Teladan

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ Kisah Pak Guru Hamid Pak Hamid duduk termangu. Dipandanginya benda-benda yang berjajar di depannya dengan masygul. Bertahun-tahun dimilikinya dengan penuh kebanggaan. Dirawat dengan baik hingga selalu bersih dan mengkilap. Jika ada orang yang bertanya, Pak Hamid akan bercerita dengan penuh kebanggaan. Siapa yang tidak bangga memiliki benda-benda itu? Berbagai plakat penghargaan yang diterimanya selama 35 tahun pengabdiannya sebagai guru di daerah terpencil. Daerah terisolasi yang tidak diminati oleh guru-guru yang lain.

Rezeki Kita Sudah Ditetapkan

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Rahasia Besar Rezeki Seorang pria berkebangsaan Inggris dikontrak oleh Bin Dawood (salah satu departemen store terkemuka di Saudi Arabia) sebagai regional manager untuk menangani salah satu cabang supermarket mereka di Makkah.  Pria ini memiliki pengalaman yang baik sebagai manager di sejumlah pusat perbelanjaan baik di Inggris, Malaysia, dan Cina.  Setelah tinggal dan bekerja beberapa lama di Saudi, pria itu kemudian menceritakan betapa aneh, unik dan inspiratifnya orang-orang menjalankan bisnis di Saudi. Di Makkah, di samping Bin Dawood Superstore, ada sebuah perusahaan yang tengah membangun sebuah megastore. Jaraknya hanya terpaut beberapa meter saja dari Bin Dawood.  Manajer baru ini merasa gelisah. “Kenapa sih mereka tidak buka di tempat yang lain yang jauh dari tempat usaha ini?”, gumanya.  Mendengar perkataan manajer itu, pemilik Bin Dawood mengerutkan wajahnya, pertanda tidak suka dengan perkataan tersebut.

Tawaf Ifadah Nabi Muhammad Saw ke Mekah

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Nabi Muhammad Saw ke Mekah untuk Thawaf Ifadlah عَنِ ابْنِ عُمَرَ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص اَفَاضَ يَوْمَ النَّحْرِ ثُمَّ رَجَعَ فَصَلَّى الظُّهْرَ بِمِنًى. قَالَ نَافِعٌ فَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يُفِيْضُ يَوْمَ النَّحْرِ ثُمَّ يَرْجِعُ فَيُصَلّي الظُّهْرَ بِمِنًى وَ يَذْكُرُ اَنَّ النَّبِيَّ ص فَعَلَهُ. مسلم 2: 950 Dari Ibnu ‘Umar, bahwasanya Rasulullah SAW thawaf ifadlah pada hari nahr, kemudian kembali (ke Mina), lalu shalat Dhuhur di Mina. Nafi’ berkata, “Adalah Ibnu ‘Umar thawaf ifadlah pada hari Nahr, lalu kembali, maka ia shalat Dhuhur di Mina, dan ia mengatakan bahwasanya Nabi SAW dahulu melakukan yang demikian itu”. [HR. Muslim juz 2, hal. 950, no. 335]

Menunggu Pemimpin Pilpres

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم  Renungan Dhuha Indonesia hari - hari ini terasa tak menentu, tidak hanya rangkaian bencana yang belum berhenti, juga menunggu pemimpin yang akan berlaga di pilpres 2019. Ada yang terlihat bersemangat membangun kemanfaatan, tapi lebih banyak  yang  merusak kehidupan. Ada  yang  maju dalam industri kebaikan, tapi lebih ramai  yang  bergerak dalam industri kebatilan. Banyak  yang  bersiap investasi untuk kemajuan, namun tak kalah banyak investasi untuk kemubadziran. Inilah tanah air tercinta, Indonesia Raya. 

Kemerdekaan Atas Karunia Allah Swt

Image
Renungan Kemerdekaan Merdeka atau Mati Hari itu peringatan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 73.doa terus dibutuhkan saat kesyukuran atas anugerah kemerdekaan setelah 7 dekade. Masih panjang, berat beban di pundak ini perjuangan bangsa kita. Telah berlalu negeri para nabi, rasul dan para pemimpin sholeh yg diberkahi. Telah berlalu pula negeri yg penuh kedurhakaan dg pemimpin khianat bersama kebinasaannya. Pelajaran terbaik dalam kitab suci tentang negeri yg diberkahi dan dimurkai.

Doa Sesudah Melempar Jumrah

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Tentang doa sesudah melempar Jumrah, sampai saat ini kami belum menemukan hadits Nabi SAW yang kuat tentang hal itu. Ada riwayat tentang doa sesudah melempar Jumrah, tetapi haditsnya dla’if, hadits tersebut sebagai berikut : قَالَ: اللّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُورًا وَذَنْبًا مَغْفُورًا. ثُمَّ قَالَ: هَاهُنَا كَانَ يَقُوْمُ الَّذِي اُنْزِلَتْ عَلَيْهِ سُوْرَةُ الْبَقَرَةِ. احمد 2: 116، رقم: 4061 (Ibnu Mas’ud) berdoa (yang artinya), “Ya Allah jadikanlah ia hajji yang mabrur, dan dosa yang diampuni”. Kemudian Ibnu Mas’ud berkata, “Di sinilah dahulu berdirinya orang yang diturunkan kepadanya surat Al-Baqarah (melemparnya)”. [HR. Ahmad juz 2, hal. 116, no 4061, dla’if karena dalam sanadnya ada perawi bernama Laits bin Abi Sulaim]

Renungan Arofah Menjelang Wukuf

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Kiamat Menjelang pelaksanaan wukuf di Arofah tahun ini kembali mengguncang Lombok terjadi gempa bumi berkekuatan 7.0 scala richter (SR), pada pukul 21.56 WIB. "Hingga hari ini telah terjadi 814 kali gempa dan 33 kali di antaranya dirasakan dengan kekuatan yang cukup besar," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Minggu (19/8/2018). إِذَا زُلۡزِلَتِ ٱلۡأَرۡضُ زِلۡزَالَهَا ١ وَأَخۡرَجَتِ ٱلۡأَرۡضُ أَثۡقَالَهَا ٢  Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat),  dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya  (Az Zalzalah 99:1-2)

Melempar Jumrah Pada Hari Nahr

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Melempar Jumrah pada hari Nahr عَنْ عَبْدِ الرَّحْمنِ بْنِ يَزِيْدَ قَالَ: رَمَى عَبْدُ اللهِ بْنُ مَسْعُوْدٍ جَمْرَةَ اْلعَقَبَةِ مِنْ بَطْنِ اْلوَادِى بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ يُكَبّرُ مَعَ كُلّ حَصَاةٍ قَالَ، فَقِيْلَ لَهُ: اِنَّ اُنَاسًا يَرْمُوْنَهَا مِنْ فَوْقِهَا. فَقَالَ عَبْدُ اللهِ بْنُ مَسْعُوْدٍ: هذَا وَ الَّذِى لاَ اِلهَ غَيْرُهُ مَقَامُ الَّذِيْ اُنْزِلَتْ عَلَيْهِ سُوْرَةُ اْلبَقَرَةِ. مسلم 2: 942 Dari ‘Abdur Rahman bin Yazid, dia berkata : ‘Abdullah bin Mas’ud melempar jumrah ‘Aqabah dari perut lembah dengan tujuh kerikil dan dia membaca takbir setiap kali melempar. Lalu dikatakan kepadanya, “Sesungguhnya orang-orang sama melemparnya dari atas”, maka ‘Abdullah bin Mas’ud menjawab, “Demi Allah yang tidak ada Tuhan, selain-Nya, inilah tempat berdirinya orang yang diturunkan kepadanya surat Al-Baqarah”. [HR. Muslim juz 2, hal. 942]

Berangkat Ke Mina

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Berangkat ke Mina dalam ibadah haji عَنْ اَبِى اِسْحَاق سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ مَيْمُوْنٍ يَقُوْلُ شَهِدْتُ عُمَرَ رض صَلَّى بِجَمْعٍ الصُّبْحَ ثُمَّ وَقَفَ فَقَالَ: اِنَّ الْمُشْرِكِيْنَ كَانُوْا لاَ يُفِيْضُوْنَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ وَ يَقُوْلُوْنَ اَشْرِقْ ثَبِيْرُ وَ اَنَّ النَّبِيَّ ص خَالَفَهُمْ ثُمَّ اَفَاضَ قَبْلَ اَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ. البخارى 2: 179 Dari Abu Ishaq, ia berkata : Saya mendengar ‘Amr bin Maimun berkata : Saya menyaksikan ‘Umar RA shalat Shubuh di Muzdalifah, kemudian ia berdiri dan berkata, “Sesungguhnya dahulu orang-orang musyrik tidak berangkat (ke Mina) sehingga terbit matahari dan mereka mengucapkan “Bersinarlah wahai gunung Tsabir”. Sesungguhnya Nabi SAW menyelisihi mereka, kemudian beliau berangkat sebelum terbit matahari”. [HR. Bukhari juz 2, hal. 179]

Lebaran Hari Raya

Image
Kultum Ramadhan hari ke 29 Lebaran hari raya Hari raya ied sering disebut 'lebaran', kosa kata yang hanya ada di Indonesia. Lebaran haji, istilah untuk Idul Adha. Adapun Idul Fitri disebut 'lebaran': dari bahasa jawa: 'wis bar' atau sudah selesai. Puasa yang sudah selesai. Kata 'bar' adalah bentuk pendek dari kata 'lebar' yang artinya selesai. Bahasa jawa suka memberi akhiran 'an', untuk suatu kata kerja.