Posts

Featured Post

Hikmah Kejujuran

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Agama ini sangat menjaga kemuliaan, kehormatan, kesucian, kejujuran, kedamaian dan keadilan dalam arti yang sebenarnya. Pintu - pintu ditutup rapat bagi kepalsuan, kebohongan, kemaksiatan, kedzaliman dan kesewenang-wenangan. Manusia secara naluriah sangat mencintai kebaikan, kejujuran dan senang jika orang lain berlaku baik dan jujur kepada dirinya. Inilah sebab utama, Nabi SAW senantiasa disukai dan dicintai oleh masyarakatnya karena kebaikan dan kejujurannya yang tiada duanya.

Menasabkan Anak Kepada Ibunya Dan Dengan Memeriksa Telapak kaki

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Mengenali Nasab Dengan Memeriksa Telapak Kaki عَنْ عَائِشَةَ اَنَّهَا قَالَتْ: اِنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص دَخَلَ عَلَيَّ مَسْرُوْرًا تَبْرُقُ اَسَارِيْرُ وَجْهِهِ فَقَالَ: اَلَمْ تَرَيْ اَنَّ مُجَزّزًا نَظَرَ انِفًا اِلَى زَيْدِ بْنِ حَارِثَةَ وَ اُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ فَقَالَ: اِنَّ بَعْضَ هذِهِ اْلاَقْدَامِ لَمِنْ بَعْضٍ. مسلم 2: 1081 Dari ‘Aisyah, ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah SAW masuk kepada saya dengan gembira dan wajahnya berseri-seri, lalu beliau bersabda, “Apakah kamu tidak memperhatikan bahwa Mujazziz tadi melihat (telapak kaki) Zaid bin Haritsah dan (telapak kaki) Usamah bin Zaid, lalu ia berkata, “Sesungguhnya telapak-telapak kaki ini sebagiannya sungguh dari sebagiannya”. [HR. Muslim juz 2, hal. 1081]

Hadits Tentang Talaq

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Tentang Thalaq اَلطَّلاَقُ مَرَّتنِ، فَاِمْسَاكٌ بِمَعْرُوْفٍ اَوْ تَسْرِيْحٌ بِاِحْسَانٍ. البقرة:229 Thalaq (yang dapat dirujuki) itu dua kali, setelah itu boleh rujuk kembali dengan ma’ruf atau menthalaqnya dengan cara yang baik. [ QS. Al-Baqarah : 229 ] ياَيُّهَا النَّبِيُّ، اِذَا طَلَّقْتُمُ النّسآءَ فَطَلّقُوْهُنَّ لِعِدَّتِهِنَّ. الطلاق:1 Hai Nabi, apabila kamu menthalaq istri-istrimu, maka hendaklah kamu thalaq pada waktu mereka dapat (menghadapi) ‘iddahnya (yang wajar). [ QS. Ath-Thalaaq : 1 ]

Petunjuk Menjauhi Sifat Dengki

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Petunjuk Rasulullah SAW Supaya Menjauhi Dengki عَنْ اَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رض اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: لاَ تَبَاغَضُوْا وَ لاَ تَحَاسَدُوْا وَ لاَ تَدَابَرُوْا وَ كُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ اِخْوَانًا. وَ لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ اَنْ يَهْجُرَ اَخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثَةِ اَيَّامٍ. البخارى Dari Anas bin Malik RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kalian saling membenci, jangan saling mendengki, jangan saling membelakangi, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Dan tidak halal bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari”. [HR. Bukhari juz 7, hal. 88]

Rasulullah Saw Penutup Para Nabi

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Penutup Para Nabi عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ رض قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ص: مَثَلِى وَ مَثَلُ اْلاَنْبِيَاءِ كَرَجُلٍ بَنَى دَارًا فَاَكْمَلَهَا وَ اَحْسَنَهَا اِلاَّ مَوْضِعَ لَبِنَةٍ فَجَعَلَ النَّاسُ يَدْخُلُوْنَهَا وَ يَتَعَجَّبُوْنَ وَ يَقُوْلُوْنَ لَوْ لاَ مَوْضِعُ اللَّبِنَةِ. البخارى 4: 162 Dari Jabir bin 'Abdullah RA, dia berkata : Nabi SAW bersabda, "Perumpamaanku dan perumpamaan para nabi adalah seperti orang yang membangun rumah, dimana ia menyempurnakannya dan memperindahnya, kecuali tempat sebuah bata. Lalu orang-orang memasuki rumah itu, mereka kagum dan mereka berkata : Alangkah bagusnya jika tempat sebuah bata ini disempurnakan (dan akulah bata itu sehingga sempurna)". [HR. Bukhari juz 4, hal. 162]

Tanda - Tanda Datangnya Hari Kiamat

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Hidup Sesudah Mati Tanda - Tanda Datangnya Kiamat Dan orang yang sudah mati itu akan dibangkitkan besok pada hari kiamat. Adapun kapan terjadinya kiamat, hanya Allah sendiri yang mengetahuinya. Firman Allah SWT : يَسْئَلُوْنَكَ عَنِ السَّاعَةِ اَيَّانَ مُرْسَاهَا، قُلْ اِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبّيْ لاَ يُجَلّيْهَا لِوَقْتِهَا اِلاَّ هُوَ، ثَقُلَتْ فِى السَّموَاتِ وَ اْلاَرْضِ، لاَ تَأْتِيْكُمْ اِلاَّ بَغْتَةً، يَسْئَلُوْنَكَ كَاَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا، قُلْ اِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللهِ وَ لكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُوْنَ. الاعراف:187 Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat, “Bilakah terjadinya?”. Katakanlah, “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku, tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertan

Larangan Menuduh Istri Berbuat Zina Karena Melahirkan Anak Yang Tidak Mirip Ibu Bapaknya

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Menuduh Istri Berbuat Zina Karena Anaknya Tidak Mirip عَنْ اَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ مِنْ بَنِي فَزَارَةَ اِلَى النَّبِيّ ص فَقَالَ: اِنَّ امْرَأَتِي وَلَدَتْ غُلاَمًا اَسْوَدَ. فَقَالَ النَّبِيُّ ص: هَلْ لَكَ مِنْ اِبِلٍ؟ قَالَ: نَعَمْ. قَالَ: فَمَا اَلْوَانُهَا؟ قَالَ: حُمْرٌ. قَالَ: هَلْ فِيْهَا مِنْ اَوْرَقَ؟ قَالَ: اِنَّ فِيْهَا لَوُرْقًا. قَالَ: فَاَنَّى اَتَاهَا ذَلِكَ؟ قَالَ: عَسَى اَنْ يَكُوْنَ نَزَعَهُ عِرْقٌ. قَالَ: وَ هذَا عَسَى اَنْ يَكُوْنَ نَزَعَهُ عِرْقٌ. مسلم 2: 1137 Dari Abu Hurairah, ia berkata : Datang seorang laki-laki dari Bani Fazarah kepada Nabi SAW dan berkata,“Sesungguhnya istriku melahirkan anak laki-laki yag berkulit hitam”. Lalu Nabi SAW bertanya, “Apakah kamu mempunyai unta?” Orang laki-laki itu menjawab, “Ya”. Nabi SAW bertanya lagi, “Apa warnanya?”. Orang laki-laki itu menjawab, “Merah”. Nabi SAW bertanya lagi, “Apakah ada diantara anak-anaknya itu yang berwarna abu-abu?”. Orang laki-laki

Tentang Menyusui Orang Dewasa

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Pendapat Para Ulama Tentang Menyusui Orang Dewasa عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ اُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ: قَالَتْ اُمُّ سَلَمَةَ لِعَائِشَةَ: اِنَّهُ يَدْخُلُ عَلَيْكِ اْلغُلاَمُ اْلاَيْفَعُ الَّذِى مَا اُحِبُّ اَنْ يَدْخُلَ عَلَيَّ؟ فَقَالَتْ عَائِشَةُ: اَمَا لَكِ فِى رَسُوْلِ اللهِ ص اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ؟ وَ قَالَتْ: اِنَّ امْرَأَةَ اَبِى حُذَيْفَةَ قَالَتْ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، اِنَّ سَالِمًا يَدْخُلُ عَلَيَّ وَ هُوَ رَجُلٌ وَ فِى نَفْسِ اَبِى حُذَيْفَةَ مِنْهُ شَيْءٌ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اَرْضِعِيْهِ حَتَّى يَدْخُلَ عَلَيْكِ. احمد و مسلم Dari Zainab binti Ummu Salamah, ia berkata : Ummu Salamah berkata kepada A’isyah, “Sesungguhnya ada seorang yang sudah baligh keluar-masuk ke (rumah)mu yang aku sendiri tidak menyukai ia masuk (rumah)ku”. Lalu Aisyah menjawab, “Tidakkah pada diri Rasulullah SAW ada suri teladan yang baik bagimu?”. Dan ‘Aisyah berkata (lagi) : Sesungguhnya istri Abu Hudzaifah pernah berkata, “Ya Rasulullah, sesungguhnya

Penyesalan Manusia Di Akherat

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Hidup Sesudah Mati Ayat-ayat Al Quran Mengenai Penyesalan Manusia Di Akhirat وَ يَوْمَ تَشَقَّقُ السَّمَآءُ بِاْلغَمَامِ وَ نُزّلَ اْلمَلئِكَةُ تَنْزِيْلاً(25) َاْلمُلْكُ يَوْمَئِذِ اْلحَقُّ لِلرَّحْمنِ، وَ كَانَ يَوْمًا عَلَى اْلكفِرِيْنَ عَسِيْرًا(26) وَ يَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلى يَدَيْهِ يَقُوْلُ يلَيْتَنِى اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُوْلِ سَبِيْلاً(27) يوَيْلَتى لَيْتَنِيْ لَمْ اَتَّخِذْ فُلاَنًا خَلِيْلاً(28) لَقَدْ اَضَلَّنِيْ عَنِ الذّكْرِ بَعْدَ اِذْ جَآءَنِيْ، وَ كَانَ الشَّيْطَانُ لِـْلاِنْسَانِ خَذُوْلاً(29) الفرقان:25-29 Dan (ingatlah) hari (ketika) langit pecah belah mengeluarkan kabut putih dan diturunkanlah malaikat bergelombang-gelombang. (25)  Kerajaan yang haq pada hari itu adalah kepunyaan Tuhan Yang Maha Pemurah. Dan adalah (hari itu), satu hari yang penuh kesukaran bagi orang-orang kafir. (26)  Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang dhalim menggigit dua tangannya, seraya berkata, “Aduhai kiranya (dulu)

Tentang Susuan Yang Menjadi Mahram

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Yang Menjadikan Mahram Susuan عَنْ اُمِّ اْلفَضْلِ اَنَّ رَجُلاً سَأَلَ النَّبِيَّ ص اَ تُحَرِّمُ اْلمَصَّةُ؟ فَقَالَ: لاَ تُحَرِّمُ الرَّضْعَةُ وَ الرَّضْعَتَانِ، وَ اْلمَصَّةُ وَ اْلمَصَّتَانِ. احمد و مسلم Dari Ummu Fadlil, bahwa sesungguhnya ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi SAW, “Apakah sekali hisapan itu dapat menjadikan mahram?”. Nabi SAW menjawab, “Tidak dapat menjadikan mahram sekali susuan dan dua kali susuan, sekali hisapan dan dua kali hisapan”. [HR. Ahmad dan Muslim] عَنْ عَائِشَةَ رض اَنَّ النَّبِيَّ ص قَالَ: لاَ تُحَرِّمُ اْلمَصَّةُ وَ لاَ اْلمَصَّتَانِ. الجماعة الا البخارى Dari ‘Aisyah RA, bahwa sesungguhnya Nabi SAW bersabda, “Sekali hisapan dan dua kali hisapan itu tidak menjadikan mahram”. [HR. Jama’ah kecuali Bukhari]

Hadits Tentang Alam Barzah Atau Kubur

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم Hidup Sesudah Mati Alam Qubur / Barzah Sebelumnya kami berikan beberapa ayat-ayat Al Quran tentang alam kubur atau barzah, Pada post kali ini mengenai hadits-hadits tentang alam kubur atau alam barzah. Alam kubur atau biasanya orang menyebut dengan alam barzah adalah suatu yang membatasi alam dunia dan akherat. Setiap manusia akan mengalami mati, kemudian berada pada alam kubur atau alam barzah, yaitu masa setelah manusia mati sampai hari kiamat atau tempat persinggahan pertama menuju akherat. Orang yang sudah mati di dalam kubur akan mengalami : Himpitan kubur Pertanyaan kubur Siksa kubur atau nikmat kubur Diperlihatkan tempat duduknya (surga atau neraka) Tempat ketetapan ruh

Tren Blog

Hadits Tentang Khitan

Ayat - Ayat Al Quran Tentang Alam Barzah Atau Kubur

Zakat Fitrah

Popular posts from this blog

Hadits Tentang Larangan Berbuat Zina

Hadits Tentang Shalat (Kewajiban Shalat)

Hadits Tentang Khitan